HOME

Selasa, 16 Mei 2023

JENIS-JENIS LAMPU UNTUK SEPEDA MOTOR

Sepeda motor dan lampu, jika diibaratkan itu seperti ketika menggambar sebuah naga tapi tidak ada mata diwajahnya. Lampu menjadi satu komponen yang sangat krusial pada kendaraan sepeda motor, tidak terkecuali itu mesin otomatis atau manual. Sebuah lampu pada sepeda motor memberikan penerangan apabila kita sedang berkendara pada malam hari, selain itu saat ini sepeda motor wajib selalu menyalakan lampu agar tidak kena tilang.

Lampu motor ini sangat beragam, mulai dari jenisnya hingga kegunaannya, seperti lampu yang memiliki fungsi untuk kenyamanan kita ketika berkendara hingga sebagai fitur keselamatan di jalan.

Sehingga kita sebagai pengendara motor setidaknya harus mengetahui perbedaan tersebut, untuk membantu kita apabila lampu motor pada sepeda motor kita bermasalah. Selain itu pemilihan lampu yang tepat dapat juga membuat sepeda motor anda menjadi lebih keren.

Selanjutnya kita akan mengenal jenis-jenis lampu untuk sepeda motor berdasarkan fungsinya, selain itu bentuk soket atau kakinya juga berbeda, simak penjelasan berikut.

LAMPU BERDASARKAN PADA FUNGSI

Perlu kita ketahui sepeda motor kita dilengkapi dengan lampu dengan fungsi yang berbeda beda, seperti lampu depan, lampu sein, lampu jauh, serta lampu untuk speedomter. Berikut penjelasan secara singkat mengenai lampu tersebut. 

  • LAMPU DEPAN

Lampu depan atau biasa disebut dengan headlamp pada mootr ini memiliki fungsi sebagai penerangan utama ketika kita mengendarai sepeda motor. Headlamp ini memiliki soket tipe M4/H6 dengan 2 kaki untuk motor matic maupun bebek.

Namun ada beberapa sepeda motor bebek ataupun matic dengan 3 soket kaki seperti motor sport. Sementara itu, headlamp motor sport menggunakan tipe soket HS1/H4/H7.

  • LAMPU SEIN

Lampu sein yang terletak di samping kiri dan kanan dari lampu utama serta lampu rem. Memiliki fungsi untuk memberitahu pengendara lain bahwa kita ingin belok. Biasanya lampu sein untuk motor bebek, matic maupun sport ini memiliki soket tipe T10.


Lampu sein ini menjadi lampu yang sangat diperlukan karena akan membantu kita ketika ingin berbelok, selian itu lampu sein ini juga dikenal sebagai lampu model tancap, namun ada juga yang menggunakan soket bayonet kaki satu.

  • LAMPU REM

Lampu rem juga memiliki fungsi sebagai lampu senja yang menyala lebih terang ketika kita menekan tuas rem. Selain itu lampu ini juga memberikan info ke pengendara di belakang kalian bahwa kalian mengerem.

Lampu ini menggunakan soket yang umum digunakan mempunyai tipe bayonet kaki dua atau S25. Meski demikian, beberapa motor yang memiliki lampu rem kombinasi biasanya memakai soket tipe T10.

  • LAMPU JAUH

Biasanya kita menggunakan lampu jauh ketika di malam hari dan biasanya saat keadaan sepi karena apabila digunakan saat keadaaan ramai maka akan mengganggu pengendara lain yang berlawanan arah dari kita. Untuk lampu jauh ini biasanya soket yang dipakai adalah mode tancap T10.


  • LAMPU SPEEDOMETER

Terakhir, yaitu lampu speedometer atau lampu panel instrumen pada sepeda motor kita. Lampu ini biasanya menggunakan lampu soket tancap, yaitu tipe T5 dan T10.


 

LAMPU BERDASARKAN PADA JENIS

Setelah kita mengetahui lampu pada sepeda motor berdasarkan fungsinya, selanjutnya kita akan membahas lampu sepeda motor berdasarkan jenisnya. Lampu ini meliputi lampu pijar tungsten, lampu halogen, lampu HID dan yang terbaru lampu LED.

  • TUNGSTEN

Pada saat ini masih ada sepeda motor yang diproduksi di Indonesia, masih menggunakan lampu pijar Tungsten dengan menggunakan sistem kelistrikan AC maupun DC. Keunggulan menggunakan lampu ini adalah lebih efisien sehingga penggunaan listrik lebih hemat.


Namun lampu jenis ini memiliki penerangan yang tidak konsisten, pada saat motor berjalan lambat dengan tekanan gas yang rendah maka lampu ini akan ikut meredup menyesuaikan tekanan gas motor sehingga daya penerangan jenis lampu ini belum sempurna.

  • HALOGEN

Jenis lampu ini merupakan perkembangan dari lampu bohlam pijar tungsten. Lampu ini merukapan lampu paling sering digunakan. Biasanya dimanfaatkan untuk penerangan utama, lalu lampu ini mengonsumsi daya di kisaran 35-55 watt.

Dasarnya lampu halogen ini adalah lampu bohlam pijar biasa yang dibuat dari filamen tungsten yang dibungkus dengan kaca kuarsa tipis yang tahan panas. Di dalamnya terdapat campuran gas, krypton, argon, nitrogen dan sedikit campuran halogen. Lalu ketika dialiri listrik, filamen akan memenas dan membara memancarkan cahaya. Lalu akan dipantulkan reflektor

  • HID (High Intensity Discharge)

High Intensity Discharge (HID) juga merupakan salah satu jenis lampu mobil yang sering disebut dengan lampu xenon. Jenis lampu ini tidak menggunakan filamen seperti lampu halogen. Lampu ini lebih terang dibandingkan dengan lampu halogen.

Selain lebih terang, cahaya yang dihasilkan juga lebih tahan lama, walaupun membutuhkan daya yang lebih tinggi. Selain itu lampu ini juga memiliki umur yang panjang bahkan awet hingga 3000 jam. Namun pergantian lampu jenis ini cukup rumit karena memerlukan arus listrik yang berbeda, sehingga membutuhkan ballast untuk menyeimbangkannya.

  • LED (Light Emitting Diodes)

Lampu LED atau Light Emitting Diodes ini dikenal sebagai lampu paling terang saat ini. Lampu ini biasanya sudah diaplikasikan pada sepede motor keluaran terbaru. Pada awalnya lampu ini hanya digunakan untuk lampu rem dan juga plat nomor, namun sekarang lampu ini juga sudah biasa digunakan untuk lampu utama atau headlamp.

Ada beberapa keunggulan dari lampu jenis ini, yaitu memiliki daya yang lebih kecil, intensitas cahaya yang jauh llebih terang dan kuat dibandingkan lampu HID, lalu terkenal juga lebih awet. Sehingga lampu ini menjadi pilihan utama ketika seseorangan ingin mendapatkan pencahayaan yang baik untuk kendaraannya.

Senin, 15 Mei 2023

LAMPU SEIN DAN SEJARAHNYA YANG CUKUP UNIK

    Lampu sein merupakan atribut yang wajib hukumnya ada pada setiap jenis motor, tidak memandang besaran mesin ataupun buatan merk tertentu mengingat tidak adanya hak paten terhadap atas nama satu orang maupun perusahaan. Lampu sein bisa kita kenali karena nyala yang berkedip. Siapa sangka, lampu sein ini awalnya hadir berupa bendera. Dan, lampu sein sendiri hadir karena semakin berkembangnya penggunaan kendaraan roda empat, sehingga mulai banyak dilakukan inovasi oleh para produsen kendaraan roda empat tersebut.

    Sejarah lampu sein dimulai pada tahun 1900an, bertepatan dengan era awal kendaraan bermesin bensin. Sebelum adanya persinyalan mekanis atau elektrik, pengemudi jaman dahulu masih menjulurkan tangan ke luar jendela untuk memberi tanda berbelok.

MASA PRA-LAMPU SEIN

    Tanda belok pertama diciptakan oleh Florece Lawrence di tahun 1914. Cara kerjanya berdasarkan mekanis yang terpasang pada mobil milik aktris berkebangsaan Amerika Serikat tersebut. Secara perlahan, mekanik mobil akan menurunkan atau mengangkat bendera. 


    Temuan ini dilandasi kondisi begitu banyak mobil kerap kali melaju dengan kencang di jalan raya. Karena belum ada tanda persinyalan yang baku, banyak pengemudi yang mengalami kecelakaan. Pada saat itu mobil masih belum memiliki lampu sein, atau sistem sinyal yang memberi tanda kepada pengendara lain ketika mobil hendak berbelok.  

    Cara kerja ciptaan Florence Lawrence ini, pengemudi cukup menekan tuas saat hendak berbelok. Kemudian secara mekanis tuas mengangkat bendera pada bumper bagian belakang mobil saat hendak berbelok.

    Selain itu, Florence juga menciptakan mekanisme tanda stop. Cara kerjanya yaitu saat pengemudi mengangkat rem, maka akan memunculkan tanda bertuliskan “Stop” pada bumper mobil. Penemuan tanda belok pertama ini kemudian banyak digunakan oleh perusahaan otomotif hingga tahun 1925.

MASA INOVASI

    Pabrikan mobil juga ada yang menciptakan beberapa tanda saat mobil ingin berbelok, seperti lonceng dan peluit uap yang dipasang di setiap mobil. Hal itu akan menandakan setiap mobil yang akan berbelok selalu membunyikan lonceng dan peluit uap.  

    Namun, sistem ini ternyata tak efektif karena pengemudi lain sulit mendengar jelas, akibat ramainya arus lalu lintas. Pada 1925, Edgar A Walz Jr, sukses mengembangkan penemuan Florence Lawrence dengan sempurna, menjadi cikal bakal lampu sein modern. Teknologi tersebut lebih diterima dan sampai saat ini digunakan pabrikan kendaraan di seluruh dunia.


    Keduanya memodifikasi temuan Florence dengan memakai sistem elektrik dan memberikan teknologi reflektor dan lampu kuning. Alat ini kemudian diletakkan di bagian kedua sisi pilar B pada mobil. Penemuan Ruhl dan Ernst ini digunakan oleh mobil Inggris dan Jerman seperti Volkswagen, Beetle, Austin A30, Aston Martin dan Rover 1075.

    Dua tahun kemudian, Oscar J. Simler asal Amerika Serikat menciptakan prototipe lampu sein elektrik beserta lampu rem. Prototipe ini akan memberikan sinyal berupa lampu menyala ketika rem ditekan, dan memberi sinyal berhenti ketika menekan rem dan kopling secara bersamaan. 

    Lampu sein berkedip pertama kali dipatenkan pada tahun 1930an oleh Joseph Bell. Pada periode ini, lampu sein mulai diwajibkan sebagai fitur mobil mulai tahun 1930an. Hal ini karena populasi mobil di ruas jalan yang semakin bertambah. 

    Perusahaan mobil Buick pada tahun 1938 menyempurnakan ciptaan Joseph Bell. Lampu sein pada Buick ini dinamakan Flash-Way Directional Signal.

    Ada alasan khusus mengapa warna kuning atau oranye dipilih sebagai cahaya lampu sein. Warna ini mampu memberikan visual terbaik meski dari kejauhan baik di siang maupun malam hari. Saat hujan deras atau kondisi jalanan berkabut, warna ini masih mampu memberikan sinar yang menembus lebatnya air hujan dan pekatnya kabut.

DIMULAINYA SEIN DAN ERA MODERNISASI PENANDA

    Pada dekade 1950-an, saat itu mobil mulai menggunakan mesin-mesin berkapasitas besar dengan jumlah ruas jalan yang semakin banyak. Angka kecelakaan yang terus meningkat membuat para pembuat regulasi di berbagai negara lantas menyesuaikan dengan keadaan saat itu.


    Akhirnya, produsen mobil diwajibkan untuk memberikan kedipan pada lampu tanda belok tersebut. Tujuannya untuk memberikan signal yang lebih baik terhadap pengguna lain. 

    Aturan soal jeda kedipan pun semakin disempurnakan mulai dari satu kali per detik hingga dua kali per detik melalui sebuah flasher. Kedipan lampu sein ini kemudian umum digunakan hingga kini.

 

Jumat, 12 Mei 2023

JENIS-JENIS REM PADA SEPEDA MOTOR

 Sepeda motor memiliki banyak komponen yang melekat padanya, dan salah satunya adalah rem yang cukup vital untuk digunakan. Rem sendiri memiliki banyak jenisnya, maka dari itu, admin akan mencoba memberikan penjelasan mengenai apa saja jenis rem yang ada pada motor. Rem pada sepeda motor umumnya dilengkapi dengan dua sistem pengereman, yaitu rem depan dan rem belakang. Rem pada sepeda motor dibagi menjadi dua jenis, yakni rem cakram dan rem tromol. Walaupun keduanya memiliki fungsi yang sama, cara kerja dari dua jenis rem tersebut berbeda.

Bagi Anda yang belum tahu, berikut informasi seputar rem cakram dan rem tromol yang perlu Anda ketahui:
  1. REM CAKRAM
    Rem cakram bekerja menggunakan sistem penjepitan melalui kampas rem. Ketika tuas rem ditekan, maka pelumas hidrolik akan mendorong piston di kaliper untuk menjepit cakram. Hal ini akan membuat laju kendaraan melambat maupun berhenti. Seperti halnya komponen pada motor lainnya, rem cakram dapat bekerja berkat komponen-komponen pembantunya. Adapun komponen rem cakram meliputi kaliper, piston, cakram, piston seal, nipple bleed, brake pad, dan bracket caliper


    Keunggulan yang dimiliki jenis rem yang satu ini adalah kemampuannya dalam menjaga suhu pengerjaan. Dengan begitu, pengereman yang dilakukan oleh rem cakram lebih stabil dan lebih kuat. Hanya saja rem cakram harus diperhatikan kondisinya secara berkala, karena cepat aus.


  2. REM TROMOL
Rem tromol memiliki sistem kerja yang menggunakan sepasang sepatu rem (Brake Shoe) untuk dapat menekan bagian dalam dari tromol rem (Brake Drum). Ketika menekan bagian tersebut, maka akan tercipta sebuah gaya gesek yang dapat membantu untuk memperlambat dan menghentikan roda (komponen penggerak).
Rem tromol dapat bekerja secara optimal berkat komponen-komponen pendukungnya, seperti brake drum, brake lining, brake shoe, brake cam lever, brake cam, return spring, tuas penghubung, dan anchor pin.
Salah satu keunggulan dari jenis rem yang satu ini adalah komponennya yang lebih tertutup. Dengan begitu, segala macam kotoran maupun debu yang dapat merusak komponen akan lebih sulit untuk masuk. Selain itu, rem tromol juga memiliki kelebihan dalam menopang beban kendaraan yang berat.
Meskipun demikian, rem tromol memiliki kekurangan pada bagian kampasnya, yaitu tidak seluruhnya menempel. Oleh karena itu, kendaraan yang melakukan pengereman hanya bisa mencapai 70%. Hil ini dikarenakan kampas bagian bawah dengan kampas bagian atas terdapat celah.
Seperti itu informasi seputar jenis-jenis rem pada sepeda motor dan cara kerjanya. Dengan mengetahui informasi di atas, Anda diharapkan dapat lebih waspada terhadap sistem pengereman pada kendaraan. Sebab sistem pengereman merupakan salah satu komponen penting dalam keselamatan berkendara.

MATIC VS BEBEK? MANAKAH YANG LEBIH NYAMAN?

        Sepeda motor pada masa sekarang sudah menjadi kebutuhan yang mungkin bisa disetarakan dengan tiga kebutuhan primer manusia (pangan, sandang, papan). Sepeda motor sendiri sudah melalui banyak pengembangan dan perubahan, mulai dari mesin hingga atribut berupa aksesoris yang dirasa menunjang peforma motor itu sendiri. Berkat kemajuan zaman, manusia kemudian mencoba berinovasi dengan membuat motor matic. Sebuah motor yang tanpa perlu melakukan pergantian transmisi dalam menambah kecepatan, sebuah motor yang tidak perlu khawatir akan kotornya rantai karena terkena debu, sebuah motor yang efisiensi penggunaannya sangat ramah untuk ibu-ibu kompleks -walaupun terkadang ibu-ibu kompleknya yang gatau diri makenya- dan untuk mereka yang baru belajar menggunakan motor. Sebab itu, admin akan mencoba mengulik walaupun tidak sedalam para akademisi, tentang motor matic dan juga motor bertransmisi, dalam hal ini motor bebek.

Otomatis vs Manual: Sebuah Keinginan atau Kebutuhan?

    Saat memiliih sepeda motor, para calon pembeli biasanya akan dihadapkan dua pilihan dan dua pertanyaan. Dalam hal pilihan, apakah akan memilih transmisi manual atau otomatis, sedangkan dalam hal pertanyaan, "Saya ingin motor jenis ini, tapi apakah itu yang saya butuhkan?" dan "Saya butuh motor jenis ini, tapi apakah itu yang saya inginkan?". Hal-hal semacam ini tidak jarang mengganggu para calon pembeli motor yang awalnya sudah "oke, saya beli motor jenis ini" lalu harus merenung kembali dan menimbang ulang pilihannya. 

    Secara singkat, transmisi otomatis tidak memerlukan masukan dari pengendara saat mengatur rasio roda gigi. Cukup putar throttle dan transmisi Anda akan memastikan mesin dan roda sinkron dengan kecepatan yang Anda inginkan, yang seringkali berbentuk Continuously Variable Transmissions (CVT) atau Dual Clutch Transmissions (DCT). Transmisi manual, di sisi lain, membutuhkan masukan dari pengendara untuk menambah kecepatan atau memperlambat. Transmisi manual memanfaatkan operasi kopling dan gearbox berurutan, yang naik dan turun gigi dalam urutan atau urutan tertentu, tidak seperti transmisi mobil yang memungkinkan Anda melewati persneling dan berpindah ke persneling yang diinginkan dalam satu gerakan cepat.

    Sementara banyak diluar sana berpendapat bahwa satu jenis lebih baik dari yang lain, admin menemukan bahwa kedua jenis transmisi ini memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Bergantung pada penggunaan dan pengalaman berkendara yang diinginkan, satu jenis transmisi mungkin lebih cocok untuk perjalanan bagi beberapa orang. Jika ingin tahu mana yang mungkin lebih baik, berikut adalah beberapa pro dan kontra dari transmisi otomatis dan manual.

  • PENGALAMAN BERKENDARA

Saat memilih antara transmisi otomatis atau manual, perbedaan terbesar dalam pengalaman berkendara adalah seberapa aktif pengendara saat menggunakan rasio roda gigi. Rasio gigi pendek paling baik untuk lalu lintas berhenti-dan-pergi, manuver kecepatan lambat, dan situasi serupa lainnya. Sebaliknya, rasio roda gigi yang panjang diinginkan untuk bentangan panjang di jalan raya yang memerlukan perpindahan gigi minimal. Perpaduan keduanya akan paling diinginkan untuk pengendaraan yang bersemangat dan pengendaraan serba guna. Terlepas dari penggunaan Anda, transmisi manual akan selalu membutuhkan masukan dari pengendara untuk mengganti persneling, sedangkan transmisi otomatis tidak. 

Ini mungkin mengapa banyak pengendara bersumpah dengan transmisi otomatis. Hanya ada satu hal yang perlu dipikirkan, dan pengendara dapat fokus pada perjalanan – sudut pandang yang sangat praktis. Di sisi lain, transmisi manual membutuhkan perhatian dan keterlibatan dari pengendara, yang menjadi alasan utama mengapa pengendara menyukai jenis transmisi ini. Ini memberikan pengendaraan yang sangat menarik dengan sepeda motor Anda, dan pengendara merasa lebih terhubung dengan mesin dan jalan. Jika kepraktisan dan kemudahan penggunaan ada dalam daftar Anda meskipun ada pengorbanan untuk keterlibatan dengan sepeda, Anda mungkin lebih memilih transmisi otomatis. Jika pengendaraan aktif adalah prioritas Anda terlepas dari kepraktisan dan kemudahan penggunaan, transmisi manual mungkin lebih sesuai dengan kebutuhan Anda.

  • KEMUDAHAAN DALAM BEPERGIAN
Saat melakukan perjalanan melewati perkotaan yang begitu padat, hal yang sering disematkan pada motor tentu kepraktisannya saat dipakai. Ketika ini terlintas, motor dengan transmisi otomatis tentu menjadi pilihan utama untuk mengarungi perkotaan yang begitu padat. Yamaha NMAX, Honda PCX, ataupun SUZUKI BURGMAN BS6 adalah pilihan motor transmisi otomatis yang tengah naik daun di pasaran. Tidak perlu mengganti transmisi gigi, tidak perlu steady untuk kopling pada tangan kiri, maupun perawatan untuk rantai motor yang sering kotor karena medan yang dilewati adalah beberapa hal yang tidak perlu dipusingkan oleh para pengguna motor transmisi otomatis. Transmisi otomatis sangat bagus untuk perjalanan karena memungkinkan pengendara untuk duduk santai dan mengatur perjalanan yang penuh tekanan, meminimalkan kebutuhan upaya tambahan untuk mengoperasikan transmisi. Transmisi otomatis adalah yang paling mudah dioperasikan saat melakukan perjalanan, justru karena hampir tidak diperlukan operasi untuk memulai.
Transmisi manual, di sisi lain, memerlukan sedikit perhatian lebih saat harus bepergian melalui lalu lintas. Pengendara seringkali perlu mengatur kopling melalui lalu lintas stop-and-go untuk mencegah kemacetan. Selain itu, beralih antara yang pertama dan kedua adalah tugas lain bagi pengguna transmisi manual. Memang ada sedikit tenaga lebih saat menggunakan sepeda motor bertransmisi manual untuk bepergian, namun hal itu tidak menghentikan pengendara untuk melakukan hal itu. Tanyakan kepada pengguna transmisi manual mana pun, dan Anda akan menemukan bahwa mengoperasikan kopling dan pemindah gigi adalah sesuatu yang alami bagi pengendara setelah beberapa saat digunakan. Anda mungkin harus melalui kurva belajar, tetapi pada akhirnya, itu akan menjadi kebiasaan untuk beroperasi.
 
  • KONSUMSI BAHAN BAKAR MINYAK
Dari segi bahan bakar, motor transmisi manual menjadi juara dari jenis-jenis lain. Sebagai contoh, Vario Techno 125 dapat menempuh jarak sepanjang 52,1 km dengan satu liter bensin, sementara Honda Supra X 125 PGM-FI mencapai 56,1 km. Motor transmisi otomatis memakan konsumsi BBM lebih banyak dibanding motor manual lantaran perputaran transmisi terjadi secara otomatis, sehingga kerja mesin seperti dipaksakan. Berbeda dengan motor manual, jika tarikan terasa kurang, pengendara dapat menurunkan atau mengoper gigi untuk memperbesar torsi.
  • TOURING DAN ADVENTURE RIDING
Sementara pro dan kontra dari transmisi manual vs transmisi otomatis lebih jelas untuk perjalanan dan pengendaraan yang bersemangat, tur dan pengendaraan petualangan adalah di mana garis menjadi sedikit lebih kabur. Jika Anda akan mendapatkan sepeda motor untuk salah satu dari dua gaya berkendara, itu mungkin tergantung pada preferensi Anda sendiri sebagai pengendara, karena kedua jenis transmisi dapat menyelesaikan pekerjaan tanpa mengorbankan kepraktisan, kenyamanan, kemudahan. penggunaan, dan keterlibatan pengendara. Perjalanan wisata sering kali membawa sepeda motor Anda menempuh jarak berkilo-kilo di jalan raya. Dalam sebuah tur, pengendara menghabiskan banyak waktu di jalan yang panjang dengan beberapa bagian pendek dari area lambat di antaranya. Karena itu, pengendara sering menuntut rasio gigi yang panjang dari transmisi, dengan rasio gigi minimal yang berpindah di antaranya.  
 
Dengan demikian, memilih antara transmisi manual atau transmisi otomatis akan memiliki sedikit perbedaan. Sepeda motor manual akan menghabiskan banyak waktu pada gigi 5 atau 6, dan sepeda motor otomatis akan stabil pada rasio gigi tertentu dan input throttle. Pada titik ini, mungkin lebih baik memilih sepeda motor yang memiliki fitur dan ergonomis yang paling sesuai dengan preferensi Anda. Wahana petualangan mirip dengan pengendara touring tetapi sering melewati bagian jalan tanah di antaranya. Jika jalur tanah yang Anda lalui padat dan tidak terlalu teknis, input throttle yang stabil pada satu gigi akan membantu Anda melewatinya – meminimalkan input yang tiba-tiba dan tersentak-sentak adalah teknik yang aman untuk berkendara off-road.  
 
Dalam hal ini, kesimpulan yang sama dari perjalanan wisata juga akan berlaku untuk perjalanan petualangan. Satu-satunya saat Anda harus mempertimbangkan sepeda motor manual daripada otomatis adalah jika Anda ingin memulai gaya berkendara petualangan yang lebih teknis, di mana diperlukan input yang bervariasi namun tepat dari pengendaraan.
  • AKHIR KATA
Pada akhirnya, transmisi manual dan otomatis akan paling cocok untuk pengendara yang menginginkan jenis pengalaman berkendara tertentu untuk jenis gaya berkendara tertentu. Tidak ada jawaban satu ukuran untuk semua untuk topik yang sangat diperdebatkan ini, dan transmisi sepeda motor yang paling cocok untuk Anda akan bergantung pada banyak faktor pribadi yang harus Anda pertimbangkan. Secara umum, transmisi manual memberikan pengendaraan yang lebih menarik tetapi membutuhkan lebih banyak perhatian dan usaha dari pengendara. Transmisi otomatis memungkinkan Anda untuk sedikit lebih fokus pada perjalanan tetapi kadang-kadang bisa terasa sedikit robot. Meskipun ini benar, pengendara mungkin juga memiliki preferensi dan pengalaman pribadi mereka sendiri yang membuat mereka memilih satu dari yang lain, terlepas dari kekurangan masing-masing.  
 

Oleh karena itu, kami menyarankan Anda untuk mencoba sebanyak mungkin jenis sepeda motor untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang apa yang mungkin Anda sukai dan tidak sukai serta menghasilkan kesimpulan yang tepat yang paling cocok untuk Anda sebagai pengendara.

Selasa, 09 Mei 2023

8 PERAWATAN MOTOR YANG "HARUS" KALIAN LAKUKAN SECARA RUTIN

Bagi para penggemar sepeda motor, hari yang cerah tanpa adanya mendung yang menghalangi sinar matahari yang bersinar merupakan waktu yang tepat untuk berkendara dan menikmati perjalanan. Pemilik sepeda motor tentu harus melakukan pengecekan kesehatan sepeda motor agar selalu siap untuk membawa sang "rider" kemanapun tujuannya. Lantas, dalam perawatannya, apakah sepeda motor perlu banyak perawatan? Berikut admin berikan beberapa hal yang harus dilakukan agar motor tetap dalam performa terbaiknya.

 

1.  CUCI MOTOR

    Mencuci motor adalah suatu keharusan, tidak hanya mengembalikan tampilan motor seperti baru keluar dari dealer, tapi juga bisa menjadi habit yang baik bagi kita pemilik motor. Ada alasannya mengapa mencuci motor berada di posisi pertama, sebab dengan mencuci motor kita bisa mengetahui ada kendala ataupun kerusakan apa yang tanpa kita sadari ada pada motor. contohnya seperti rangkaian kabel yang ternyata ada sobekan, lampu sein yang tidak optimal menyalanya dan lainnya. Mencuci motor terkadang juga bisa meningkatkan performa motor, ini karena motor yang awalnya banyak kotoran pada bagian vital seperti rantai ataupun rem menjadi bersih karena sudah dicuci sehingga performanya akan semakin optimal.


2. GANTI OLI MESIN

    Perawatan yang satu ini wajib hukumnya karena berkaitan dengan mesin yang menjadi bagian vital pada motor. Mengganti oli itu sangat mudah asal paham langkah-langkahnya dan paham volume dari mesinnya. Berikut tips-tipsnya dalam mengganti oli mesin motor:

        a. Persiapkan peralatan

Seperti corong oli, wadah penampung oli bekas, kunci ring, tang dan oli baru yang akan digunakan. Kunci ring pastinya terdapat ukuran yang berbeda –beda sesuai dengan spesifikasi motor Anda. Gunakan kunci ring 12 dan 17 untuk motor dengan spesifikasi matic. Sementara untuk motor gede 150 cc cukup gunakan kunci ring ukuran 19.

        b. Ganti oli dalam keadaan mesin hangat

Hidupkan motor sekitar 1-3 menit lalu matikan. Menjadi catatan penting adalah hindari penggantian oli saat mesin panas. Hal itu dinilai merugikan untuk Anda karena mesin dalam keadaan panas akan menyulitkan untuk membuka baut oli. Jika kesulitan itu tetap dipaksakan maka yang terjadi buat tersebut akan slek dan rusak. Mengganti oli mesin dalam keadaan panas tentunya berbahaya untuk Anda. Sebab suhu oli yang keluar dalam keadaan panas akan membakar kulit kita jika langsung terkena tangan. Lalu mesin dalam keadaan panas juga membutuhkan waktu lama untuk semua cairan oli turun dan keluar secara full. Selain itu mengganti oli dengan keadaan mesin dingin juga tidak baik loh. Sebab saat mesin dingin sifat oli akan mengental sehingga ketika penggantian oli akan sulit keluar dan dikhawatirkan sisa oleh masih menempel pada dinding mesin. Lebih baik mengganti oli dalam keadaan mesin hangat.

        c. Copot baut oli dan siapkan wadah penampungan oli bekas

Posisikan motor pada standar tengah lalu tap oli dengan membuka baut oli yang terletak pada bawah mesin. Lalu siapkan wadah penampungnya, kemudian buka baut oli nya dengan mendorong baut ke sebelah kanan untuk membuang oli bekas serta menggantinya dengan yang baru. Biarkan oli keluar secara full dan buka tutup pengisian oli yang terletak di atas menempel pada mesin dan biarkan sejenak sampai oli itu habis keluar. Jika sudah, pasang lagi baut penampungan oli dengan arah menarik dan pastikan baut tersebut kencang.

         d. Tuang oli baru

Selanjutnya buka oli baru yang masih dalam segel. Step selanjutnya masukan oli kedapam lubang pengisian oli dengan memakai corong agar oli tidak tumpah dan terbuang. Untuk motor matic gunakan oli mesin dengan kapasistas 800ml dan untuk motor dengan mesin 150cc gunakan oli kapasitas 1liter.

         e. Panaskan mesin supaya oli baru terlumasi dengan baik

Step terakhir adalah tutup kembali baut pengisian oli dan lakukan dengan menstarter moto, panaskan sekitar 1-4 menit. Hal ini berguna untuk oli mesin bersirkulasi melumasi mesin secara menyeluruh.

3. PENGATURAN RANTAI MOTOR 

     Selalu rawat rantai penggerak motor dengan baik. Itu termasuk ketegangan yang tepat, kebersihan dan pelumasan. Rantai yang kendor akan merusak bagian-bagian motor dan menyebabkan keausan sproket sebelum waktunya. Rantai yang terlalu kencang akan membebani mesin dan membatasi pergerakan suspensi. Rantai tanpa pelumas akan membuang horsepower dan meningkatkan konsumsi bahan bakar. 

Maka dari itu, rantai juga menjadi atribut motor yang perlu mendapatkan perawatan wajib agar performa motor tetap optimal. Sebagai contoh untuk para pembaca, biasanya admin melumasi rantai tiap 300km jalan yang sudah ditempuh. Ini bisa menjadi rekomendasi kalian dalam menjaga kesehatan rantai motor.

4. KESEHATAN AKI

    Aki pada masa sekarang sudah ada beberapa jenis, ada yang jenis aki basah (aki lama) dan aki kering (aki baru). Aki basah biasanya perlu perawatan pada cairan akinya berupa asam sulfat (H2SO4) yang secara berkala harus selalu diperhatikan agar aliran arusnya bisa maksimal dan membuatnya tidak mudah rusak. Sedangkan aki kering pada tingkat voltase yang disimpan, sehingga aki ini biasa disebut dengan free maintenance

Namun secara umum dalam perawatan aki, ada tips yang bisa admin berikan agar aki lebih tahan lama:

            a. Perhatikan aksesoris motor

Usahakan untuk tidak menggunakan aksesoris yang berlebihan pada motor, terutama yang menggunakan energi listrik. Contohnya seperti menambah lampu-lampu lain sebagai hiasan, perangkat audio rakitan, atau mengubah tipe klakson motor melebihi batas yang dianjurkan.

  b. Jangan paksakan starter elektrik jika motor sulit menyala

Usahakan pakai starter manual karena starter elektrik yang menggunakan aki sebagai sumber dayanya sebenarnya dirancang selain untuk mempermudah proses menyalakan motor, juga digunakan pada keadaan darurat seperti motor mati mendadak di jalan raya.

   c. Nyalakan motor sekurangnya 15 menit sehari

Pada bagian dalam aki terdapat 2 buah plat (masing-masing memiliki kutub negatif dan positif) yang berbahan dasar kalsium timbal (PbCa). Dengan bantuan kiprok (sejenis Diode Bridge) yang menyuplai arus listrik ke aki, plat ini akan bereaksi dengan cairan asam sulfat dan menghantarkan energi listrik menuju komponen-komponen kelistrikan lainnya.

Seiring berjalannya waktu, sel-sel yang terdapat di dalam aki akan menjadi mati (kering). Maka untuk mencegahnya, Anda harus menyalakan (memanaskan) motor Anda minimal 15 menit setiap harinya.

Perlu diingat, selalu gunakan starter manual untuk menyalakan motor dan jangan pernah memaksakan penggunaan starter elektrik apabila motor Anda susah dinyalakan.

5. RANGKAIAN KABEL

    Ini adalah area sepeda yang sering diabaikan, sampai kabelnya putus. Kalaupun tidak, kabel kering tidak akan kembali sepenuhnya dan membuat kopling selip (sedikit). Anda dapat membeli oiler kabel hidrolik atau menyemprotkan bahan anti korosi yang bagus ke tabung kabel.

6. BAN

Ban sangat penting karena tanpa ban, motor hanya akan menjadi pajangan di dalam garasi kita. Ban juga perlu perawatan rutin. Berikut tips yang bisa admin berikan dalam merawat ban motor:

             a. Menjaga tekanan udara

Tekanan udara pada ban motor harus sesuai dengan tipe motor, sebab semakin tinggi cc motor semakin besar pula bobot yang harus ditopang oleh ban. Adapan tekanan ban motor bisa dilihat pada panduan manual service tiap motor.

    b. Periksa permukaan ban

Cek permukaan ban jika terdapat kerikil ataupun benda tajam yang menyangkut di ban, agar ban terhindar dari kebocoran udara.

    c. Menghindari jalan yang tidak rata

Hindari jalan-jalan yang tidak rata khususnya berlubang, sebab bisa menyebabkan ban menjadi bocor karena jalanan yang berlubang tersebut.

    d. Kapasitas beban yang berlebihan

Sebisa mungkin hindari penggunaan motor untuk mengangkut beban yang berlebihan agar ban tidak mudah rusak.

    e. Gunakan nitrogen

Nitrogen memiliki kelebihan ketimbang udara biasa. Nitrogen punya tekanan yang lebih stabil dan sifatnya tidak mudah memuai.

Tekanan udara harus diperiksa sesuai dengan tipe motor, karena semakin tinggi cc motor semakin besar pula bobot/berat dari motor tersebut. Tekanan udara setiap tipe motor dapat dilihat di buku manual service.

Baca artikel detikoto, "6 Cara Merawat Ban Motor Supaya Awet" selengkapnya https://oto.detik.com/tips-and-tricks-motor/d-5737190/6-cara-merawat-ban-motor-supaya-awet.

Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/

7. KESEHATAN BUSI

    Melakukan perawatan pada busi sama juga menjaga kondisi ruang bakar mesin sepeda motor tetap optimal. Cara merawatnya cukup mudah, tidak memakan banyak waktu untuk melakukan pemeriksaan khususnya pada bagian elektroda busi.

Dalam melakukan perawatan busi mengutip dari situs astra-honda.com ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  1. Periksa Ujung Elektroda
    Ujung elektroda bisa dijadikan alat bantu untuk mengetahui apa yang terjadi di dalam ruang bakar. Indikasinya bisa diketahui dari warna ujung elektroda. Melalui warna ujung elektroda busi yang terbakar, setidaknya bisa diketahui apakah proses pembakaran di dalam ruang bekar bekerja normal atau tidak. Jika ujung elektroda berwarna abu-abu atau merah bata, itu artinya busi dalam kondisi baik dan normal. Begitu juga dengan proses pembakaran di ruang bakar, kondisinya dalam keadaan optimal.
  1. Bersihan Kotoran Pada Ujung Elektroda
    Bersihkanlah kotoran akibat endapan karbon sisa pembakaran yang menempel pada ujung elektroda. Gunakan cairan semprot yang bersifat non-metal seperti brake cleaner. Hindari penggunaan amplas dan cairan yang bersifat abrasif terhadap karat karana bisa mengikis permukaan plating atau elektroda busi.
  1. Periksa Keausan Elektroda
    Busi yang masih dalam kondisi baik juga bisa dilihat dari bentuk elektrodanya yang masih berbentuk kotak. Bagian ini paling cepat terkikis akibat panas dari percikan api saat teradi pembakaran di ruang bakar.
  1. Ganti Dengan Busi Baru
    Lakukan penggantian busi secara berkala supaya kerja mesin tetap optimal. Berdasarkan buku pedoman pemilik sepeda motor disarankan untuk lakukan pergantian setiap 12.000 KM atau 12 bulan, tergantung kondisi busi. Untuk mempertahankan kondisi busi dan mesin sepeda motor tetap optimal, lakukanlah pemeriksaan dan perawatan berkala di bengkel AHASS terdekat. Dengan rutin melakukan melakukan perawatan motor secara berkala, secara langsung akan mempertahankan performa busi tetap optimal. Karena kondisi ruang bakar yang sehat akan membuat busi lebih awet.


8. LUBANG KUNCI MOTOR

     Sangat mudah dan tidak membuang banyak waktu. Cukup lumasi bagian dalam lubang kunci motor agar tidak mudah macet dan seret.

Itulah beberapa hal yang bisa para pecinta motor lakukan untuk merawat dan menjaga kesehatan motor. Terima kasih. Salam motor!

Rabu, 28 April 2021

TIPS MERAWAT SUSPENSI SEPEDA MOTOR

HALO, sobat pecinta motor! Setelah hiatus selama 8 tahun lamanya, akhirnya admin kembali lagi, dari postingan pertama waktu itu admin masih kelas 2 SMP, dan sekarang admin tengah menempuh masa semester 8 di salah satu univ negeri di Depok baru bisa lanjut isi blog ini lagi! Anyway, semoga kabar kalian semua dalam keadaan sehat semua, ya!

Pada postingan kali ini, admin akan membagikan sebuah tips yang berguna buat kalian terkait dengan perawatan suspensi motor kalian! Suspensi merupakan satu part penting dan vital pada motor. Maka dari itu, penting bagi kita untuk tetap menjaganya dalam kondisi terbaik agar kita sebagai pengendara juga dapat merasakan kenyamanan dalam berkendara. Oke langsung aja simak tips dari admin di bawah ini.