HOME

Selasa, 13 Juni 2023

BAN TUBELESS SERING KEMPES?

Sekarang banyak sepeda motor yang menggunakan ban tubeless. Namun demikian, ada kalanya ban tubeless sering kempes, dan intensitasnya lebih tinggi dari ban biasa.

Kalau sudah kempes, pasti ada beberapa hal yang menjadi penyebabnya seperti seperti bocor halus, ban sudah botak, dan lain sebagainya. 

Jika ban tubeless Anda mengalami kempes, maka harus segera melakukan penambalan, atau menggantinya dengan ban baru.

Fakta Ban Tubeless Motor yang Perlu Anda Tahu


Ban yang menjadi pilihan banyak pengendara motor ini ternyata memiliki beberapa fakta tentang kelebihan dan kekurangan yang mungkin jarang diketahui.

Jika Anda telah mengetahui fakta-faktanya maka bisa menghindarkan ban tubeless dari hal-hal yang dapat merusak tekstur dan strukturnya.

  • Cocok Digunakan di Musim Penghujan

    Ketika melintasi jalan yang licin, apalagi ketika musim hujan diperlukan motif ban yang sesuai. Ban tubeless ini sangat cocok digunakan di musim penghujan karena jumlah motifnya yang cukup banyak.

    Sebenarnya, ini tidak terlalu berbeda dengan ban konvensional, tetapi penekanan motifnya lebih dalam.

    Motif yang lebih dalam ini menyebabkan ban lebih mudah mengeluarkan air dan daya cengkramnya semakin bagus.

    Ban tubeless pada motor juga membantu mengurangi selip saat berada di jalan yang licin seperti saat habis hujan.

  • Saat Bocor Tidak Langsung Kempes

Untuk Anda yang takut ban tiba-tiba bocor di jalan, ban tubeless ini akan menghapus kekhawatiran Anda. Alih-alih langsung kempes, ban jenis ini akan menunjukkan tanda-tanda jika harus segera ditambal atau diganti. 

Selain itu, angin yang ada di dalam ban tubeless bisa bertahan cukup lama. Ban tubeless yang bocor harus tetap ditambal atau diganti. 

Tetapi dengan sifatnya yang bisa bertahan lama meskipun dalam keadaan bocor, memberikan Anda waktu untuk menemukan tukang tambal ban terlebih dahulu tanpa harus menuntun motor. Waktu penambalannya pun juga cukup singkat hanya 10 menit saja.

  • Usia Lebih Singkat

Ban ini memiliki kandungan yang lebih lunak jika dibandingkan dengan ban biasa. Hal inilah yang menyebabkan umur pakai dari ban tubeless jadi lebih pendek. 

Strukturnya yang lebih tebal menjadi salah satu alasan kenapa ban tubeless sering kempes serta mempercepat kerusakan pelek saat lewat jalan terjal.

Penyebab Ban Tubeless Sering Kempes

Setelah mengetahui beberapa fakta mengenai ban tubeless pastinya Anda sedikit banyak sudah tahu bagaimana karakteristik ban satu ini. 

Perlu Anda ketahui bahwa ada beberapa penyebab yang bisa membuat ban tubeless sering kempes meskipun dijuluki ban yang cukup awet. Berikut beberapa diantaranya.

  • Pentil Motor Kendor

Meskipun ban tubeless sering disebut juga ban anti bocor, ternyata pentil motor yang kendor bisa menjadi alasan ban bisa kempes.

Kondisi ini bisa membuat udara dalam ban akan keluar secara perlahan. Untuk mengatasi masalah tersebut, selalu pastikan bahwa karet pentil sudah rapat.

  • Mengalami Bocor Halus

Ban tubeless yang sering kempes bisa dikarenakan bocor halus. Hal ini bisa disebabkan saat motor berjalan di daerah yang tidak rata, tertancap batu atau kerikil yang cukup tajam.

Alhasil ban akan menjadi berlubang, dan udara di dalam ban menjadi keluar sedikit demi sedikit.

  • Adanya Debu dan Pasir yang Menempel pada Ban

Butiran debu yang menempel selama di perjalanan juga salah satu faktor yang menyebabkan ban tubeless ini kempes. 

Biasanya pasir akan terselip dan mengisi antara ruang ban dan velg. Kemudian jika tidak dibersihkan maka akan menimbulkan celah yang bisa membuat udara perlahan keluar.

  • Pelek Bengkok

Pelek bengkok juga bisa menjadi penyebab kenapa ban tubeless sering kempes.

Hal ini bisa dikarenakan pelek yang bengkok akan memberikan celah antara pelek dan ban. Kemudian celah tipis ini bisa menyebabkan angin keluar secara perlahan, jadilah ban mudah kempes.

  • Ban Sudah Botak

Ban sudah botak dan halus memang sangat berbahaya dan sebaiknya harus cepat diganti. 

Selain rawan kempes bahkan bocor, ban yang sudah botak sangat berbahaya karena licin. Bahkan ketika kena panas, rentan meletus.

  • Paku Menancap di Ban

Ban tubeless sering kempes bisa disebabkan karena adanya paku yang menancap. Tusukan paku tersebut akan menyisakan celah yang membuat angin di dalam ban keluar. 

Untuk mengeceknya, Anda bisa meneteskan air sabun ke tempat ban yang telah tertusuk paku. Kalau ada gelembung, berarti Anda harus segera menambalnya, agar ban tidak kempes lagi.

Tips Merawat Ban Tubeless Agar Lebih Awet

Ban tubeless meskipun terkenal awet juga harus dirawat. Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk bisa merawat ban tubeless supaya bisa awet. Berikut beberapa tips yang bisa Anda terapkan.

  • Memakai Ban Tubeless Sesuai Load Index dan Speed Symbol

Anda harus tau pemakaian ban ini apakah sudah sesuai dengan peruntukan. Hal ini bisa mengacu kepada load index dan speed symbol

Load Index dan Speed symbol merupakan salah satu panduan bagaimana sebuah ban kuat menahan beban, juga mengenai batas kecepatan maksimum yang masih aman.

Contoh saja jika di dinding ban ada tulisan 90/80-17 M/C 46S yang berarti load index-nya ada 46 dan menunjukkan bahwa beban yang bisa ditahan adalah 170 kg.

Kemudian, kalau speed symbol biasanya kodenya S yang berarti ban bisa diajak berkendara sampai kecepatan maksimum 180 km per jam.

  • Menggunakan Tekanan Angin Sesuai Rekomendasi

Jangan lupa untuk selalu menggunakan tekanan angin yang sesuai dengan rekomendasi pabrik.

Biasanya sudah ada informasi mengenai kebutuhan tekanan angin pada setiap ban yang dipasarkan. Setiap motor biasanya akan memiliki rekomendasi di badannya.

  • Ketika Bocor Ditambal Bagian Dalam Ban

Cara selanjutnya untuk mengatasi ban tubeless sering kempes adalah ketika bocor lebih baik ditambal dari bagian dalam.

Hal ini bertujuan untuk mengamankan ban dan tidak merusak tekstur ban dari bagian luar. Tambalan dari luar akan berpengaruh juga pada keseimbangan kendaraan Anda.

  • Mengisi Ban dengan Gas Nitrogen

Gas nitrogen terkenal bisa mengurangi panas yang dihasilkan saat ban meluncur di jalan. Oleh karena itu pengguna ban tubles sangat dianjurkan menggunakan gas ini. 

Selain itu, dibanding gas biasa, nitrogen bisa bertahan lebih lama sehingga dapat menjaga tekanan ban. Dengan ini, ban jadi lebih awet karena tekanannya stabil.

  • Cek Pelindung di Dalam Ban Tubeless

Anda juga harus memperhatikan pelindung dalam ban tubeless yang telah dipasang. Pelindung ini berfungsi untuk mencegah angin yang ada di dalam ban keluar.

Seal ini bisa saja rusak seiring berjalannya waktu. Jika tidak sering di cek, bisa-bisa akan menyebabkan kempes.

Itulah beberapa hal yang bisa membuat ban tubeless sering kempes. Selain karena memang kondisinya yang sudah tidak baru, kondisi jalan juga mempengaruhi keawetan ban.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar