Sekarang
banyak sepeda motor yang menggunakan ban tubeless. Namun demikian, ada
kalanya ban tubeless sering kempes, dan intensitasnya lebih tinggi dari
ban biasa.
Kalau
sudah kempes, pasti ada beberapa hal yang menjadi penyebabnya seperti
seperti bocor halus, ban sudah botak, dan lain sebagainya.
Jika ban tubeless Anda mengalami kempes, maka harus segera melakukan penambalan, atau menggantinya dengan ban baru.
Fakta Ban Tubeless Motor yang Perlu Anda Tahu
Ban yang
menjadi pilihan banyak pengendara motor ini ternyata memiliki beberapa
fakta tentang kelebihan dan kekurangan yang mungkin jarang diketahui.
Jika
Anda telah mengetahui fakta-faktanya maka bisa menghindarkan ban
tubeless dari hal-hal yang dapat merusak tekstur dan strukturnya.
- Cocok Digunakan di Musim Penghujan
Ketika
melintasi jalan yang licin, apalagi ketika musim hujan diperlukan motif
ban yang sesuai. Ban tubeless ini sangat cocok digunakan di musim
penghujan karena jumlah motifnya yang cukup banyak.
Sebenarnya, ini tidak terlalu berbeda dengan ban konvensional, tetapi penekanan motifnya lebih dalam.
Motif yang lebih dalam ini menyebabkan ban lebih mudah mengeluarkan air dan daya cengkramnya semakin bagus.
Ban tubeless pada motor juga membantu mengurangi selip saat berada di jalan yang licin seperti saat habis hujan.
- Saat Bocor Tidak Langsung Kempes
Untuk
Anda yang takut ban tiba-tiba bocor di jalan, ban tubeless ini akan
menghapus kekhawatiran Anda. Alih-alih langsung kempes, ban jenis ini
akan menunjukkan tanda-tanda jika harus segera ditambal atau diganti.
Selain
itu, angin yang ada di dalam ban tubeless bisa bertahan cukup lama. Ban
tubeless yang bocor harus tetap ditambal atau diganti.
Tetapi
dengan sifatnya yang bisa bertahan lama meskipun dalam keadaan bocor,
memberikan Anda waktu untuk menemukan tukang tambal ban terlebih dahulu
tanpa harus menuntun motor. Waktu penambalannya pun juga cukup singkat
hanya 10 menit saja.
Ban ini
memiliki kandungan yang lebih lunak jika dibandingkan dengan ban biasa.
Hal inilah yang menyebabkan umur pakai dari ban tubeless jadi lebih
pendek.
Strukturnya
yang lebih tebal menjadi salah satu alasan kenapa ban tubeless sering
kempes serta mempercepat kerusakan pelek saat lewat jalan terjal.
Penyebab Ban Tubeless Sering Kempes
Setelah
mengetahui beberapa fakta mengenai ban tubeless pastinya Anda sedikit
banyak sudah tahu bagaimana karakteristik ban satu ini.
Perlu
Anda ketahui bahwa ada beberapa penyebab yang bisa membuat ban tubeless
sering kempes meskipun dijuluki ban yang cukup awet. Berikut beberapa
diantaranya.
Meskipun ban tubeless sering disebut juga ban anti bocor, ternyata pentil motor yang kendor bisa menjadi alasan ban bisa kempes.
Kondisi
ini bisa membuat udara dalam ban akan keluar secara perlahan. Untuk
mengatasi masalah tersebut, selalu pastikan bahwa karet pentil sudah
rapat.
Ban
tubeless yang sering kempes bisa dikarenakan bocor halus. Hal ini bisa
disebabkan saat motor berjalan di daerah yang tidak rata, tertancap batu
atau kerikil yang cukup tajam.
Alhasil ban akan menjadi berlubang, dan udara di dalam ban menjadi keluar sedikit demi sedikit.
- Adanya Debu dan Pasir yang Menempel pada Ban
Butiran debu yang menempel selama di perjalanan juga salah satu faktor yang menyebabkan ban tubeless ini kempes.
Biasanya
pasir akan terselip dan mengisi antara ruang ban dan velg. Kemudian
jika tidak dibersihkan maka akan menimbulkan celah yang bisa membuat
udara perlahan keluar.
Pelek bengkok juga bisa menjadi penyebab kenapa ban tubeless sering kempes.
Hal ini
bisa dikarenakan pelek yang bengkok akan memberikan celah antara pelek
dan ban. Kemudian celah tipis ini bisa menyebabkan angin keluar secara
perlahan, jadilah ban mudah kempes.
Ban sudah botak dan halus memang sangat berbahaya dan sebaiknya harus cepat diganti.
Selain rawan kempes bahkan bocor, ban yang sudah botak sangat berbahaya karena licin. Bahkan ketika kena panas, rentan meletus.
Ban
tubeless sering kempes bisa disebabkan karena adanya paku yang menancap.
Tusukan paku tersebut akan menyisakan celah yang membuat angin di dalam
ban keluar.
Untuk
mengeceknya, Anda bisa meneteskan air sabun ke tempat ban yang telah
tertusuk paku. Kalau ada gelembung, berarti Anda harus segera
menambalnya, agar ban tidak kempes lagi.
Tips Merawat Ban Tubeless Agar Lebih Awet
Ban
tubeless meskipun terkenal awet juga harus dirawat. Ada beberapa cara
yang bisa Anda lakukan untuk bisa merawat ban tubeless supaya bisa awet.
Berikut beberapa tips yang bisa Anda terapkan.
- Memakai Ban Tubeless Sesuai Load Index dan Speed Symbol
Anda harus tau pemakaian ban ini apakah sudah sesuai dengan peruntukan. Hal ini bisa mengacu kepada load index dan speed symbol.
Load Index dan Speed symbol merupakan salah satu panduan bagaimana sebuah ban kuat menahan beban, juga mengenai batas kecepatan maksimum yang masih aman.
Contoh
saja jika di dinding ban ada tulisan 90/80-17 M/C 46S yang berarti load
index-nya ada 46 dan menunjukkan bahwa beban yang bisa ditahan adalah
170 kg.
Kemudian, kalau speed symbol biasanya kodenya S yang berarti ban bisa diajak berkendara sampai kecepatan maksimum 180 km per jam.
- Menggunakan Tekanan Angin Sesuai Rekomendasi
Jangan lupa untuk selalu menggunakan tekanan angin yang sesuai dengan rekomendasi pabrik.
Biasanya
sudah ada informasi mengenai kebutuhan tekanan angin pada setiap ban
yang dipasarkan. Setiap motor biasanya akan memiliki rekomendasi di
badannya.
- Ketika Bocor Ditambal Bagian Dalam Ban
Cara selanjutnya untuk mengatasi ban tubeless sering kempes adalah ketika bocor lebih baik ditambal dari bagian dalam.
Hal ini
bertujuan untuk mengamankan ban dan tidak merusak tekstur ban dari
bagian luar. Tambalan dari luar akan berpengaruh juga pada keseimbangan
kendaraan Anda.
- Mengisi Ban dengan Gas Nitrogen
Gas
nitrogen terkenal bisa mengurangi panas yang dihasilkan saat ban
meluncur di jalan. Oleh karena itu pengguna ban tubles sangat dianjurkan
menggunakan gas ini.
Selain
itu, dibanding gas biasa, nitrogen bisa bertahan lebih lama sehingga
dapat menjaga tekanan ban. Dengan ini, ban jadi lebih awet karena
tekanannya stabil.
- Cek Pelindung di Dalam Ban Tubeless
Anda
juga harus memperhatikan pelindung dalam ban tubeless yang telah
dipasang. Pelindung ini berfungsi untuk mencegah angin yang ada di dalam
ban keluar.
Seal ini bisa saja rusak seiring berjalannya waktu. Jika tidak sering di cek, bisa-bisa akan menyebabkan kempes.
Itulah
beberapa hal yang bisa membuat ban tubeless sering kempes. Selain karena
memang kondisinya yang sudah tidak baru, kondisi jalan juga
mempengaruhi keawetan ban.