HOME

Kamis, 15 Juni 2023

MOTOR GARANG DARI KAWASAKI, SI IJO NAN GESIT

Postingan kali ini admin akan membahasa sebuah motor keluaran pabrikan Kawasaki. Ya, betul, tidak lain dan tidak bukan adalah Kawasaki Ninja. Namun, bukan sembarang ninja yang terkenal sunyi senyap, ninja satu ini sangat dikenali dengan suaranya yang nyaring dan familiar dikuping. Kawasaki Ninja150cc 2tak adalah sebuah produk buatan Kawasaki yang sempat menjadi primadona di era 2000an awal, bagaimana tidak, motor kencang ini punya kapasitas mesin 148 cc, 2 stroke crankcase red valve, 1 silinder. Memiliki power 28,2 HP/ 9500 RPM dan berbobot 115kg.

Sejarah dari generasi ke generasi Kawasaki Ninja 150 series RR yang dijuluki si kencang yang legendaris. Di Indonesia sendiri diawali generasi KRR ZX150 di 2002 dan berakhir di Ninja RR di akhir Juli 2015. Ninja RR termasuk dalam jajaran klan motor kencang legendaris yang sudah discontinou dengan penggemar ribuan. Jangan heran harga pasaran sekennya masih tinggi, bahkan ada yang menyimpan dalam kondisi baru! 

 

Kawasaki KRR ZX150 2002-2003

Generasi pertama yang dipasarkan secara resmi oleh PT Kawasaki Motor Indonesia adalah KRR ZX150 pada 2002, didatangkan secara utuh dari negara asalnya, Thailand. Beredar hanya 2 tahun, dengan ciri khas mesin pakai blok 1878 dan tentu saja dengan teknologi andalan Super KIPS.

Jenis blok ini jadi favorit, karena menawarkan performa yang lebih unggul daripada generasi berikutnya yang pakai kode 1855.

Mesin yang digunakan 2 tak berpendingin cairan, kapasitas 148 cc dari bore x stroke 59 x 54,4 mm dengan rasio kompresi 7,2:1, pengabutan bensin pakai karburator Mikuni VM28.

Tenaga yang dihasilkan 30 dk di 10.500 rpm dan torsi 21,6 Nm di 9.000 rpm, tersalur lewat transmisi 6 percepatan dengan bobot hanya 124,5 kg. Sasis model tubular perimeter truss, dengan fairing melengkung aerodinamis dengan 2 buah ram air, di samping ada lubang besar untuk keluar udara panas dari radiator. 

Suspensi depan teleskopik 33 mm dan belakang pakai monosok tanpa link, lengan ayunnya khas ada jembatan penguat di bagian bawah. Remnya depan belakang cakram dengan kaliper 2 piston.

 

Kawasaki KRR 150 2003-2006

Generasi kedua dengan nama KRR 150 sebenarnya masih sama dengan versi ZX150, bedanya embel-embel ZX ditanggalkan.

Sementara secara spesifikasi masih sama, tetap pakai mesin 148 cc dengan kodel blok 1878.

Secara teknologi dan tampilan juga masih sama.

 

Kawasaki Ninja RR 2006-2012


Tampilannya baik fairing, lampu, kaki-kaki dan lainnya sama dengan generasi KRR yang didatangkan dari Thailand, tapi versi Ninja RR ini sudah dirakit lokal dengan ciri pakai blok berkode 1855.

Teknologi andalan tetap pakai Super KIPS, dan bloknya pakai teknologi Super Electrofusion Cylinder

Pada generasi ini juga sempat keluar versi SE di tahun 2011-2012 dengan ciri bodi belakang lebih lebar makanya sering disebut versi “jumbo”. 

 

Kawasaki New Ninja RR 2012-2015

 

Generasi terakhir ini muncul dengan tampang baru, fairingnya cenderung mengotak kaku, tak aerodinamis seperti sebelumnya.

Pakai mesin 148 cc berkode 1855 dengan tetap Super KIPS, tapi ada tambahan HSAS dan catalytic converter untuk mengurangi kadar emisi gas buang.

Untuk spesifikasi kaki-kaki dan pengereman tak ada perubahan berarti. Generasi terakhir ini diproduksi sampai Juli 2015.

Selasa, 13 Juni 2023

BAN TUBELESS SERING KEMPES?

Sekarang banyak sepeda motor yang menggunakan ban tubeless. Namun demikian, ada kalanya ban tubeless sering kempes, dan intensitasnya lebih tinggi dari ban biasa.

Kalau sudah kempes, pasti ada beberapa hal yang menjadi penyebabnya seperti seperti bocor halus, ban sudah botak, dan lain sebagainya. 

Jika ban tubeless Anda mengalami kempes, maka harus segera melakukan penambalan, atau menggantinya dengan ban baru.

Fakta Ban Tubeless Motor yang Perlu Anda Tahu


Ban yang menjadi pilihan banyak pengendara motor ini ternyata memiliki beberapa fakta tentang kelebihan dan kekurangan yang mungkin jarang diketahui.

Jika Anda telah mengetahui fakta-faktanya maka bisa menghindarkan ban tubeless dari hal-hal yang dapat merusak tekstur dan strukturnya.

  • Cocok Digunakan di Musim Penghujan

    Ketika melintasi jalan yang licin, apalagi ketika musim hujan diperlukan motif ban yang sesuai. Ban tubeless ini sangat cocok digunakan di musim penghujan karena jumlah motifnya yang cukup banyak.

    Sebenarnya, ini tidak terlalu berbeda dengan ban konvensional, tetapi penekanan motifnya lebih dalam.

    Motif yang lebih dalam ini menyebabkan ban lebih mudah mengeluarkan air dan daya cengkramnya semakin bagus.

    Ban tubeless pada motor juga membantu mengurangi selip saat berada di jalan yang licin seperti saat habis hujan.

  • Saat Bocor Tidak Langsung Kempes

Untuk Anda yang takut ban tiba-tiba bocor di jalan, ban tubeless ini akan menghapus kekhawatiran Anda. Alih-alih langsung kempes, ban jenis ini akan menunjukkan tanda-tanda jika harus segera ditambal atau diganti. 

Selain itu, angin yang ada di dalam ban tubeless bisa bertahan cukup lama. Ban tubeless yang bocor harus tetap ditambal atau diganti. 

Tetapi dengan sifatnya yang bisa bertahan lama meskipun dalam keadaan bocor, memberikan Anda waktu untuk menemukan tukang tambal ban terlebih dahulu tanpa harus menuntun motor. Waktu penambalannya pun juga cukup singkat hanya 10 menit saja.

  • Usia Lebih Singkat

Ban ini memiliki kandungan yang lebih lunak jika dibandingkan dengan ban biasa. Hal inilah yang menyebabkan umur pakai dari ban tubeless jadi lebih pendek. 

Strukturnya yang lebih tebal menjadi salah satu alasan kenapa ban tubeless sering kempes serta mempercepat kerusakan pelek saat lewat jalan terjal.

Penyebab Ban Tubeless Sering Kempes

Setelah mengetahui beberapa fakta mengenai ban tubeless pastinya Anda sedikit banyak sudah tahu bagaimana karakteristik ban satu ini. 

Perlu Anda ketahui bahwa ada beberapa penyebab yang bisa membuat ban tubeless sering kempes meskipun dijuluki ban yang cukup awet. Berikut beberapa diantaranya.

  • Pentil Motor Kendor

Meskipun ban tubeless sering disebut juga ban anti bocor, ternyata pentil motor yang kendor bisa menjadi alasan ban bisa kempes.

Kondisi ini bisa membuat udara dalam ban akan keluar secara perlahan. Untuk mengatasi masalah tersebut, selalu pastikan bahwa karet pentil sudah rapat.

  • Mengalami Bocor Halus

Ban tubeless yang sering kempes bisa dikarenakan bocor halus. Hal ini bisa disebabkan saat motor berjalan di daerah yang tidak rata, tertancap batu atau kerikil yang cukup tajam.

Alhasil ban akan menjadi berlubang, dan udara di dalam ban menjadi keluar sedikit demi sedikit.

  • Adanya Debu dan Pasir yang Menempel pada Ban

Butiran debu yang menempel selama di perjalanan juga salah satu faktor yang menyebabkan ban tubeless ini kempes. 

Biasanya pasir akan terselip dan mengisi antara ruang ban dan velg. Kemudian jika tidak dibersihkan maka akan menimbulkan celah yang bisa membuat udara perlahan keluar.

  • Pelek Bengkok

Pelek bengkok juga bisa menjadi penyebab kenapa ban tubeless sering kempes.

Hal ini bisa dikarenakan pelek yang bengkok akan memberikan celah antara pelek dan ban. Kemudian celah tipis ini bisa menyebabkan angin keluar secara perlahan, jadilah ban mudah kempes.

  • Ban Sudah Botak

Ban sudah botak dan halus memang sangat berbahaya dan sebaiknya harus cepat diganti. 

Selain rawan kempes bahkan bocor, ban yang sudah botak sangat berbahaya karena licin. Bahkan ketika kena panas, rentan meletus.

  • Paku Menancap di Ban

Ban tubeless sering kempes bisa disebabkan karena adanya paku yang menancap. Tusukan paku tersebut akan menyisakan celah yang membuat angin di dalam ban keluar. 

Untuk mengeceknya, Anda bisa meneteskan air sabun ke tempat ban yang telah tertusuk paku. Kalau ada gelembung, berarti Anda harus segera menambalnya, agar ban tidak kempes lagi.

Tips Merawat Ban Tubeless Agar Lebih Awet

Ban tubeless meskipun terkenal awet juga harus dirawat. Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk bisa merawat ban tubeless supaya bisa awet. Berikut beberapa tips yang bisa Anda terapkan.

  • Memakai Ban Tubeless Sesuai Load Index dan Speed Symbol

Anda harus tau pemakaian ban ini apakah sudah sesuai dengan peruntukan. Hal ini bisa mengacu kepada load index dan speed symbol

Load Index dan Speed symbol merupakan salah satu panduan bagaimana sebuah ban kuat menahan beban, juga mengenai batas kecepatan maksimum yang masih aman.

Contoh saja jika di dinding ban ada tulisan 90/80-17 M/C 46S yang berarti load index-nya ada 46 dan menunjukkan bahwa beban yang bisa ditahan adalah 170 kg.

Kemudian, kalau speed symbol biasanya kodenya S yang berarti ban bisa diajak berkendara sampai kecepatan maksimum 180 km per jam.

  • Menggunakan Tekanan Angin Sesuai Rekomendasi

Jangan lupa untuk selalu menggunakan tekanan angin yang sesuai dengan rekomendasi pabrik.

Biasanya sudah ada informasi mengenai kebutuhan tekanan angin pada setiap ban yang dipasarkan. Setiap motor biasanya akan memiliki rekomendasi di badannya.

  • Ketika Bocor Ditambal Bagian Dalam Ban

Cara selanjutnya untuk mengatasi ban tubeless sering kempes adalah ketika bocor lebih baik ditambal dari bagian dalam.

Hal ini bertujuan untuk mengamankan ban dan tidak merusak tekstur ban dari bagian luar. Tambalan dari luar akan berpengaruh juga pada keseimbangan kendaraan Anda.

  • Mengisi Ban dengan Gas Nitrogen

Gas nitrogen terkenal bisa mengurangi panas yang dihasilkan saat ban meluncur di jalan. Oleh karena itu pengguna ban tubles sangat dianjurkan menggunakan gas ini. 

Selain itu, dibanding gas biasa, nitrogen bisa bertahan lebih lama sehingga dapat menjaga tekanan ban. Dengan ini, ban jadi lebih awet karena tekanannya stabil.

  • Cek Pelindung di Dalam Ban Tubeless

Anda juga harus memperhatikan pelindung dalam ban tubeless yang telah dipasang. Pelindung ini berfungsi untuk mencegah angin yang ada di dalam ban keluar.

Seal ini bisa saja rusak seiring berjalannya waktu. Jika tidak sering di cek, bisa-bisa akan menyebabkan kempes.

Itulah beberapa hal yang bisa membuat ban tubeless sering kempes. Selain karena memang kondisinya yang sudah tidak baru, kondisi jalan juga mempengaruhi keawetan ban.

INI CARA AGAR BISA NAIK MOTOR YANG DIRASA TINGGI BAGI PEMILIKNYA

Menunggangi sepeda motor berpostur jangkung seperti jenis trail atau enduro sudah tidak diragukan lagi memang sangat menyenangkan, apalagi kalau dilakukan dengan santai ke lokasi alam yang indah bersama-sama dengan sahabat. Tetapi menunggangi sepeda motor jenis ini bisa dibilang gampang-gampang sulit, khususnya bagi pengendara yang posturnya kurang tinggi.

Kenapa? Karena jenis sepeda motor trail atau enduro punya ground clearance dan jarak antara jok dengan tanah terbilang tinggi, lebih tinggi dibanding motor jenis lain. Bahkan karena termasuk jenis motor dengan kapasitas mesin lebih besar, motor trail atau enduro memiliki bobot yang lebih berat.

Tidak mudah memang, tapi bukan tidak mungkin pengendara yang posturnya kurang tinggi untuk mengendarai motor berpostur jangkung. Berikut adalh tips dan trik yang bisa dicoba.

Menjaga keseimbangan

Yang satu ini harus menjadi yang paling utama. Karena itulah, ada baiknya untuk terus berlatih terlebih dahulu dengan memacu motor dengan kecepatan rendah. Lalu bisa dilanjutka dengan melatih menjaga keseimbangan statis dan mencoba melakukan teknik berputar di sekitar pepohonan.

Awasi tempat untuk mencari pijakan kaki

Saat berpetualang di alam bebas, memang tidak ada yang tahu secara pasti medan yang bakal dilewati. Akan tetapi, ada baiknya jika kita selalu berhati-hati saat mau berhenti. Kenapa? Karena bukan tak mungkin, pijakan yang keliatannya keras ternyata lembek sehingga pengendara bisa jatuh dan terjerembab.

Pakai kaki untuk menyangga motor

Ketika bermanuver, sangat disarankan kaki selalu siap untuk menyangga sepeda motor. Terlebih saat motor seperti akan terjatuh atau ketika berhenti. Biasanya, bagian kaki akan lebih kuat menahan beban jika dibandingkan dengan tangan atau tubuh.

Pakai teknik kaki menggantung saat berhenti

Teknik kaki menggantung dianggap lebih ideal saat berhenti karena motor akan tetap berdiri tegak walaupun tubuh pengendara akan tampak miring. Selain itu, teknik kaki menggantung akan membuat kaki menapak sepenuhnya di permukaan tanah.

Selalu percaya diri

Selalu percaya diri saat mengendarai motor jenis ini sangat dibutuhkan supaya pengendara yakin bahwa ia bisa melakukannya. Jangan biarkan ukuran tubuh atau sepeda motor menghalangi keinginan kita untuk menikmati serunya mengendarai motor berpostur jangkung seperti jenis ttrail atau enduro.

Selamat mencoba!

Minggu, 11 Juni 2023

PENTINGNYA SELALU MEMPERHATIKAN MINYAK REM

Tidak seperti oli mesin, kita cenderung lebih mengabaikan kondisi minyak rem. Padahal sama seperti komponen lainnya, cairan hidrolis rem cakram ini wajib diganti secara berkala. Kewajiban mengganti minyak rem ini disebabkan karena dalam fluida tersebut terdapat zat aditif yang seiring waktu mengalami degradasi. Terlambat atau malas mengganti brake fluid ini bisa menyebabkan kerusakan di bagian seal master. Kondisi ini jelas berbahaya karena bisa bikin rem blong. Cairan ini memillliki kandungan sejumlah zat yang bisa merusak bodi saat terjadi kebocoran.

Selain itu, kandungan zat aditif-nya memiliki sifat higroskopis atau menyerap kelembapan. Apa yang terkandung dalam kelembapan? Yup, air. Sebelum lebih jauh membahas bahaya air dalam sistem pengereman, kita bahas dulu satu per satu.

PENTINGNYA TENTANG MINYAK REM

Minyak rem memiliki sifat higroskopis untuk menyerap dan mengunci air agar tidak menyebabkan karat pada sistem pengereman. Akumulasi kandungan air dalam sistem hidrolis tentu sangat bahaya. Ketika air mendidih dan berubah jadi uap, master rem normal bekerja, hanya saja tekanan tersebut memampatkan uap. Artinya, gagal memompa fluida. Hasilnya, rem tidak pakem bahkan blong.

Jadi saat melakukan hard breaking, kandungan air yang terserap tadi bakal menguap karena induksi panas kampas rem. Dan juga kandungan air membuat titik didih minyak rem menjadi berkurang, dan bisa membuat air dalam saluran pengreman jadi mendidih. Uap air ini mengisi saluran hidrolis membuat “ruang palsu”, ketika menekan rem fluida rem bukan menekan piston kaliper malah mengisi ruang tersebut.

Seiring berjalannya waktu, aditif dalam flulida tersebut juga bakal berkurang. Hal itu bisa menyebabkan material copper dan nickel dalam sistem pengereman jadi terkikis. Itu yang jadi sebab kita sering melihat serpihan metal saat dikuras. Bahaya banget kan sob. Jadi mulai sekarang jangan main main deh sama kondisi minyak rem motor kita.

MASA SAAT GANTI MINYAK REM

Idealnya penggantian minyak rem dilakukan per 20.000 s/d 30.000 km sekali atau 1 tahun tergantung mana dulu yang dicapai. Biaya service-nya juga murah kok,  sekitar 30-50 ribuan aja (standar pasaran ya). Harga ini tentu saja sudah paket komplit. Jangan lupa gunakan produk berkualitas sesuai spesifikasi yang tertera di buku manual atau tutup pada tabung master rem, DOT 3 dan DOT 4. Ciri-ciri minyak rem yang bagus, silahkan disimak :

  1. Memiliki nilai titik didih yang tinggi.
  2. Dilengkapi dengan fitur khusus untuk mencegah timbulnya karat atau korosi.
  3. Ramah terhadap karet seal yang berfungsi untuk mencegah kebocoran.
  4. Nilai viskositas atau kekentalan yang tepat.
  5. Karakter minyak yang licin.

 

Sabtu, 10 Juni 2023

TIPS AGAR MOTOR ANTI MALING

Isu pencurian sepeda motor semakin marak terjadi. Selain dengan menggunakan kunci T, saat ini banyak maling yang menggunakan cairan setan untuk melumpuhkan pelindung kunci kontak, atau kunci tambahan yang biasa dilekatkan pada disk brake dan bagian lainnya.

Nah untuk mengatasi masalah ini, baru-baru ini Suzuki menyematkan sistem kunci anti maling yang dikenal dengan nama keyless ignition system atau KIS pada seri GSX-R150. Fitur kunci super anti maling ini sebelumnya hanya bisa dinikmati dalam produk mobil kelas atas.

Secara garis besar, sistem keyless ignition system akan membuat Anda bisa menghidupkan motor hanya dengan menggunakan remote saja, tanpa menggunakan kunci kontak.

Nantinya, sensor yang tertanan dalam keyless ignition system ini akan membaca sinyal, kemudian menirimkannya kepada dinamo starter untuk segera menyalakan mesin. Sistem keyless ignition system ini hanya bisa diaktifkan jika remote berada dalam area satu meter.

Selain itu, satu paket dengan keyless igniion system, ada pula fitur answer back atau fitur mematikan motor tanpa menggunakan kunci. Fitur ini bisa digunakan saat Anda dan motor hanya berjarak sekitar 20 meter.

Bagaimana cara menggunakannya?

Mengingat keyless ignition system ini merupakan sistem yang baru dalam dunia sepeda motor, tentu Anda harus faham dulu cara penggunaannya.

Untuk mengaktifkan motor, cukup tekan satu kali hingga lampu LED menyala. Sementara untuk melepas kunci setang, Anda tinggal menekan sensor sekali lagi dan putar ke kanan untuk mengaktifkan sistem. Jika sukses, hal ini akan diikuti dengan spidometer yang menyala.

Secara otomatis keyless ignition system ini akan mengunci jika remote menjauhi motor lebih dari satu meter. Sedangkan jika knob sudah ditekan namun mesin tidak dihidupkan, secara otomatis knob akan terkunci kembali, sehingga maling tidak punya kesempatan untuk membawa kabur motor Anda.Nah untuk mengantisipasi remote rusak karena terkena air atau terjatuh, Anda bisa menggunakan ID Number yang hanya bisa digunakan dalam kondisi darurat saja. Agar aman, pastikan Anda mencatat dan rahasiakan ID Number remote ini kepada siapapun. Mantap bukan?

TIPS SEDERHANA AGAR MOTOR TETAP PRIMA

Sebagai kendaraan harian yang diandalkan untuk menunjang aktivitas harian, sepeda motor harus terus dijaga kondisinya. Selain melakukan perawatan harian, Anda pun wajib melakukan perawatan berkala, seperti sevices rutin, mengganti oli hingga mengganti kampas rem.

Berikut merupakan beberapa hal lainnya yang harus Anda perhatikan agar kondisi motor tetap maksimal luar dan dalam.

Cuci Motor Secara Rutin


Mencuci motor secara rutin tidak hanya menjadikannya terlihat bersih dan mengkilap. Tapi lebih dari itu, motor yang bersih akan membuat karat enggan menempel di bagian motor yang terbuat dari besi. Selain itu, motor yang bersih pun akan membuat Anda lebih nyaman saat menggunakannya.

Untuk hasil yang maksimal, cuci sepeda motor dengan menggunakan steam. Jangan lupa, bersihkan motor hingga ke bagian terdalam bodi motor.

Selalu Gunakan Spare Part Resmi


Semua produsen motor akan menyediakan spare part resmi untuk menjaga sepeda motor Anda tetap prima. Khusus untuk motor Suzuki, pastikan Anda menggunakan spare part yang dikhususnya untuk motor-motor Suzuki. Spare part ini bisa Anda dapatkan di bengkel resmi Suzuki.

Kewajiban mengguankan spare part resmi ini berlaku juga untuk oli. Ini sangat penting, mengingat oli sangat berpengaruh kepada performa motor dan perlindungan mesin motor Anda.

Panasi Mesin Sebelum Digunakan

Sebelum digunakan, sebaiknya panasi dulu mesin. Caranya, gunakan standar tengah dan gunakan kick starter terlebih dulu agar oli yang ada dalam mesin mengisi celah-celah kosong di dalamnya. Lakukan ini sebanyak 3-5 kali. Setelah itu, baru putar kunci ke posisi On dan nyalakan motor.

Biarkan motor menyala selama 3-5 menit, setelah itu baru Anda bisa menggunakannya seperti biasa. Rutinitas ini wajib dilakuakn setiap pagi atau saat motor pertama kali dinyalakan.

Service Rutin


Sebaiknya sepeda motor Anda diservice rutin, setidaknya 1-2 bulan sekali. Meskipun begitu, kebanyakan orang biasanya akan melakukan services rutin ini sekalian sambil mengganti oli mesin motornya, atau saat kendaraan sudah melaju sejauh 2500-3000 km.

Untuk hasil yang maksimal, pastikan Anda selalu melakukan sevices rutin di bengkel resmi motor anda. Mintalah pada mekaniknya untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh!