HOME

Minggu, 11 Juni 2023

PENTINGNYA SELALU MEMPERHATIKAN MINYAK REM

Tidak seperti oli mesin, kita cenderung lebih mengabaikan kondisi minyak rem. Padahal sama seperti komponen lainnya, cairan hidrolis rem cakram ini wajib diganti secara berkala. Kewajiban mengganti minyak rem ini disebabkan karena dalam fluida tersebut terdapat zat aditif yang seiring waktu mengalami degradasi. Terlambat atau malas mengganti brake fluid ini bisa menyebabkan kerusakan di bagian seal master. Kondisi ini jelas berbahaya karena bisa bikin rem blong. Cairan ini memillliki kandungan sejumlah zat yang bisa merusak bodi saat terjadi kebocoran.

Selain itu, kandungan zat aditif-nya memiliki sifat higroskopis atau menyerap kelembapan. Apa yang terkandung dalam kelembapan? Yup, air. Sebelum lebih jauh membahas bahaya air dalam sistem pengereman, kita bahas dulu satu per satu.

PENTINGNYA TENTANG MINYAK REM

Minyak rem memiliki sifat higroskopis untuk menyerap dan mengunci air agar tidak menyebabkan karat pada sistem pengereman. Akumulasi kandungan air dalam sistem hidrolis tentu sangat bahaya. Ketika air mendidih dan berubah jadi uap, master rem normal bekerja, hanya saja tekanan tersebut memampatkan uap. Artinya, gagal memompa fluida. Hasilnya, rem tidak pakem bahkan blong.

Jadi saat melakukan hard breaking, kandungan air yang terserap tadi bakal menguap karena induksi panas kampas rem. Dan juga kandungan air membuat titik didih minyak rem menjadi berkurang, dan bisa membuat air dalam saluran pengreman jadi mendidih. Uap air ini mengisi saluran hidrolis membuat “ruang palsu”, ketika menekan rem fluida rem bukan menekan piston kaliper malah mengisi ruang tersebut.

Seiring berjalannya waktu, aditif dalam flulida tersebut juga bakal berkurang. Hal itu bisa menyebabkan material copper dan nickel dalam sistem pengereman jadi terkikis. Itu yang jadi sebab kita sering melihat serpihan metal saat dikuras. Bahaya banget kan sob. Jadi mulai sekarang jangan main main deh sama kondisi minyak rem motor kita.

MASA SAAT GANTI MINYAK REM

Idealnya penggantian minyak rem dilakukan per 20.000 s/d 30.000 km sekali atau 1 tahun tergantung mana dulu yang dicapai. Biaya service-nya juga murah kok,  sekitar 30-50 ribuan aja (standar pasaran ya). Harga ini tentu saja sudah paket komplit. Jangan lupa gunakan produk berkualitas sesuai spesifikasi yang tertera di buku manual atau tutup pada tabung master rem, DOT 3 dan DOT 4. Ciri-ciri minyak rem yang bagus, silahkan disimak :

  1. Memiliki nilai titik didih yang tinggi.
  2. Dilengkapi dengan fitur khusus untuk mencegah timbulnya karat atau korosi.
  3. Ramah terhadap karet seal yang berfungsi untuk mencegah kebocoran.
  4. Nilai viskositas atau kekentalan yang tepat.
  5. Karakter minyak yang licin.

 

Sabtu, 10 Juni 2023

TIPS AGAR MOTOR ANTI MALING

Isu pencurian sepeda motor semakin marak terjadi. Selain dengan menggunakan kunci T, saat ini banyak maling yang menggunakan cairan setan untuk melumpuhkan pelindung kunci kontak, atau kunci tambahan yang biasa dilekatkan pada disk brake dan bagian lainnya.

Nah untuk mengatasi masalah ini, baru-baru ini Suzuki menyematkan sistem kunci anti maling yang dikenal dengan nama keyless ignition system atau KIS pada seri GSX-R150. Fitur kunci super anti maling ini sebelumnya hanya bisa dinikmati dalam produk mobil kelas atas.

Secara garis besar, sistem keyless ignition system akan membuat Anda bisa menghidupkan motor hanya dengan menggunakan remote saja, tanpa menggunakan kunci kontak.

Nantinya, sensor yang tertanan dalam keyless ignition system ini akan membaca sinyal, kemudian menirimkannya kepada dinamo starter untuk segera menyalakan mesin. Sistem keyless ignition system ini hanya bisa diaktifkan jika remote berada dalam area satu meter.

Selain itu, satu paket dengan keyless igniion system, ada pula fitur answer back atau fitur mematikan motor tanpa menggunakan kunci. Fitur ini bisa digunakan saat Anda dan motor hanya berjarak sekitar 20 meter.

Bagaimana cara menggunakannya?

Mengingat keyless ignition system ini merupakan sistem yang baru dalam dunia sepeda motor, tentu Anda harus faham dulu cara penggunaannya.

Untuk mengaktifkan motor, cukup tekan satu kali hingga lampu LED menyala. Sementara untuk melepas kunci setang, Anda tinggal menekan sensor sekali lagi dan putar ke kanan untuk mengaktifkan sistem. Jika sukses, hal ini akan diikuti dengan spidometer yang menyala.

Secara otomatis keyless ignition system ini akan mengunci jika remote menjauhi motor lebih dari satu meter. Sedangkan jika knob sudah ditekan namun mesin tidak dihidupkan, secara otomatis knob akan terkunci kembali, sehingga maling tidak punya kesempatan untuk membawa kabur motor Anda.Nah untuk mengantisipasi remote rusak karena terkena air atau terjatuh, Anda bisa menggunakan ID Number yang hanya bisa digunakan dalam kondisi darurat saja. Agar aman, pastikan Anda mencatat dan rahasiakan ID Number remote ini kepada siapapun. Mantap bukan?

TIPS SEDERHANA AGAR MOTOR TETAP PRIMA

Sebagai kendaraan harian yang diandalkan untuk menunjang aktivitas harian, sepeda motor harus terus dijaga kondisinya. Selain melakukan perawatan harian, Anda pun wajib melakukan perawatan berkala, seperti sevices rutin, mengganti oli hingga mengganti kampas rem.

Berikut merupakan beberapa hal lainnya yang harus Anda perhatikan agar kondisi motor tetap maksimal luar dan dalam.

Cuci Motor Secara Rutin


Mencuci motor secara rutin tidak hanya menjadikannya terlihat bersih dan mengkilap. Tapi lebih dari itu, motor yang bersih akan membuat karat enggan menempel di bagian motor yang terbuat dari besi. Selain itu, motor yang bersih pun akan membuat Anda lebih nyaman saat menggunakannya.

Untuk hasil yang maksimal, cuci sepeda motor dengan menggunakan steam. Jangan lupa, bersihkan motor hingga ke bagian terdalam bodi motor.

Selalu Gunakan Spare Part Resmi


Semua produsen motor akan menyediakan spare part resmi untuk menjaga sepeda motor Anda tetap prima. Khusus untuk motor Suzuki, pastikan Anda menggunakan spare part yang dikhususnya untuk motor-motor Suzuki. Spare part ini bisa Anda dapatkan di bengkel resmi Suzuki.

Kewajiban mengguankan spare part resmi ini berlaku juga untuk oli. Ini sangat penting, mengingat oli sangat berpengaruh kepada performa motor dan perlindungan mesin motor Anda.

Panasi Mesin Sebelum Digunakan

Sebelum digunakan, sebaiknya panasi dulu mesin. Caranya, gunakan standar tengah dan gunakan kick starter terlebih dulu agar oli yang ada dalam mesin mengisi celah-celah kosong di dalamnya. Lakukan ini sebanyak 3-5 kali. Setelah itu, baru putar kunci ke posisi On dan nyalakan motor.

Biarkan motor menyala selama 3-5 menit, setelah itu baru Anda bisa menggunakannya seperti biasa. Rutinitas ini wajib dilakuakn setiap pagi atau saat motor pertama kali dinyalakan.

Service Rutin


Sebaiknya sepeda motor Anda diservice rutin, setidaknya 1-2 bulan sekali. Meskipun begitu, kebanyakan orang biasanya akan melakukan services rutin ini sekalian sambil mengganti oli mesin motornya, atau saat kendaraan sudah melaju sejauh 2500-3000 km.

Untuk hasil yang maksimal, pastikan Anda selalu melakukan sevices rutin di bengkel resmi motor anda. Mintalah pada mekaniknya untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh!

Jumat, 09 Juni 2023

HIDUPKAN MESIN MOTOR KALIAN DENGAN BENAR!

Menghidupkan motor bukanlah perkara sulit. Tinggal masukkan kunci kontak, kemudian pencet tombol electric starter dan motor pun akan langsung menyala. Kalau ternyata electrik starter motor bermasalah atau aki sudah soak, Anda bisa menggunakan kick starter sebagai alternatif.

Tapi itu cara dulu. Motor dengan teknologi injeksi dilarang keras untuk dihidupkan dengan cara seperti ini (masukkan kunci kontak dan langsung starter). Lho, kok begitu?

Dalam panel instrumen motor injeksi, Anda bisa menemukan beberapa lampu indikator, speedometer, indikator bahan bakar, hingga sebuah lampu yang berwarna orange. Lampu ini (orange) biasanya akan langsung menyala saat kunci kontak di putar ke posisi ON, sambil diikuti dengan suara “ngeeng...!”.

Bukan lampu sembarangan lho. Lampu berwarna orange ini berfungsi untuk membantu Anda mendeteksi apakah komponen injeksi dalam motor Anda baik-baik saja atau tidak.

Jika komponen injeksi dalam masalah, biasanya lampu ini akan memberikan kode tertentu berupa kedipan atau justru lampunya tidak mau mati. Durasi dan jumlah kedipan lampu ini berbeda sesuai dengan jenis kerusakan dan produk sepeda motornya.

Misal, jika muncul 7 kedipan saat motor dinyalakan, kemungkinan motor Anda mengalami masalah di bagian Engine Oli Temperatura atau Engine Coolent Temperature, sedangkan jika 8 kedipan yang muncul, bisa jadi masalahnya datang dari sensor Throttle Position.

Sedangkan jika komponen injeksi motor masih normal, lampu ini hanya akan menyala sebentar, kemudian mati. Nah, saat lampu indikatir mati inilah Anda bisa mulai menghidupkan motor dengan menggunakan electric strater atau kick starter.

Makanya, biar bisa memahami arti kedipan dalam lampu indikator motor Injeksi Anda, sebaiknya baca kembali tabel kedipan dan kode kerusakan pada buku panduan. Jika tidak ingin repot, segera datangi bengkel resmi sesuai motor Anda untuk memastikan kerusakannya.

GANTI OLI, KAPANKAH WAKTU YANG TEPAT?

Mengganti oli merupakan salah satu aktivitas rutin yang harus dilakukan. Dalam buku panduan kendaraan, selain dijelaskan bagaimana spesifikasi oli yang dibutuhkan, oli mesin pun disarankan untuk diganti setelah sepeda motor menempuh jarak 2500-3000 km.

Bagaimana untuk motor yang jarang atau bahkan tidak pernah digunakan. Apakah catatan waktu pergantian oli atau oil refreshment ini harus tetap dilakukan sesuai dengan buku panduan, yakni setelah menempuh jarak 2500-300 km?

Ganti oli wajib dilakukan secara rutin, meskipun motor Anda jarang digunakan atau belum menempuh jarak minimal (2500 km). Alasannya, setelah masuk ke dalam mesin, oli akan tercampur dengan komponen mesin, dan bisa jadi diantaranya adalah kerak, bubuk gram dan lainnya.

Cuma bedanya, jika motor yang biasa digunakan waktu pergantian olinya ditentukan oleh jarak tempuh. Maka motor yang jarang digunakan (lama disimpan), oli masih wajib diganti sesuai dengan waktu simpan motor tersebut, yakni per 6-12 bulan.

Pastikan Motor Dipanaskan Setiap Hari

Meskipun jarang digunakan, bukan berarti motor tersebut boleh dibiarkan begitu saja. Justru sebaliknya, motor yang lama disimpan dan tidak pernah dipanaskan, lebih mudah rusak ketimbang motor yang rutin digunakan, tapi dirawat secara teratur.

Makanya, sangat disarankan untuk memanasi motor setiap hari. Caranya, nyalakan motor dengan menggunakan kick starter untuk mengurangi beban dinamo starter. Setelah menyala, biarkan mesin dalam kondisi menyala selama 1-2 jam.

Selain dengan memanasi motor secara rutin, ada beberapa hal lainnya yang wajib Anda lakukan untuk merawat motor yang tidak pernah digunakan, yakni :

  1. Simpan motor di tempat yang kering (tidak lembab).
  2. Simpan motor menggunakan standar tinggi (bukan standar parkir).
  3. Jika ingin disimpan atau ditinggalkan dalam waktu lama, kuras tangki bensin motor Anda.

Jangan lupa, bersihkan motor secara berkala, minimalnya wajib di-lap menggunakan lap kering dan lembut. Sebagai alternatif, Anda pun bisa menyingkirkan debu yang menutup permukaan motor dengan menggunakan kemoceng. Selamat mencoba!

Kamis, 08 Juni 2023

MOTOR INJEKSI MATI SAAT DIGAS DAN CARA MENGATASINYA

Motor injeksi yang pengoperasiannya dikenal lebih mudah dibanding karburator, ternyata bisa mati saat digas juga. Penyebab motor injeksi mati saat di gas pun cukup variatif. 

Jika Anda mengalaminya, cobalah untuk tidak panik dan pinggirkan motor terlebih dahulu.

Terlebih apabila sedang dalam perjalanan, tentunya membawa motor ke bengkel terdekat merupakan keputusan tepat.

PENYEBAB

Namun, sebenarnya apa saja alasan motor injeksi mati ketika di gas? Ini daftar berbagai macam penyebab motor injeksi mati saat di gas.

Saringan Udara Terlalu Kotor

Saringan udara ini berfungsi untuk memfilter udara dari debu dan kotoran yang bisa masuk ke dalam mesin. Komponen ini memungkinkan udara yang masuk ke ruang pembakaran lebih bersih karena sudah disaring. 

Namun, jika sudah terlalu kotor, maka seringkali hal ini membuat masalah pada idle mesin yang mati mendadak. Oleh karena itu, pembersihan pada filter ini penting dilakukan. Setidaknya dalam interval 5.000 KM tempuh. 

Sirkulasi Tangki BBM Tersumbat

Bahan bakar kendaraan motor tersimpan dalam sebuah tangki yang tertutup rapat. Namun, bukan berarti benda tersebut memiliki sirkulasi udara di dalamnya. Jika diperhatikan lebih teliti, sebenarnya pada tutup tangki bisa ditemukan lubahng kecil.

Lubang tersebut berfungsi menjaga tekanan udara di dalam tangki tetap lancar. Apabila lubang tersebut tertutup, otomatis bensin tidak bisa tersalur ke ruang bahan bakar. Tak heran jika akhirnya motor berhenti tiba-tiba ketika Anda berada di jalan.

Sebenarnya, hal ini memang tidak hanya terjadi pada motor injeksi, namun jenis motor lainnya juga. Lalu, bagaimana bisa lubang sirkulasi tersebut bisa tersumbat? Penyebab umumnya adalah karena lubang kecil tertutup oleh kotoran atau debu.

Mengingat ukurannya yang memang sangat kecil, maka memang rentan tersumbat. Biasanya endapan pasir juga sangat mungkin menutupnya sehingga membuat motor bermasalah ketika hendak dinyalakan. 

Untuk mengatasinya, tutup tangki memang harus dibongkar terlebih dahulu menggunakan lap atau sikat hingga ventilasi kecilnya terbuka kembali. 

Kehabisan Bensin

Anda mungkin tidak menyadari bahwa tangki bensin dalam keadaan sekarat sehingga menjadi penyebab motor injeksi mati saat di gas. Pemilik kendaraan memang seringkali tidak mengetahui bahan bakar habis karena beberapa alasan.

Biasanya, ini karena indikator level BBM memang sudah tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Tidak hanya itu, kelalaian karena lupa juga bisa menjadi penyebabnya. 

Busi Tidak Berfungsi dengan Baik

Busi menjadi komponen penting yang mempengaruhi proses pengapian pada mesin kendaraan.

Jika busi rusak atau melemah, motor jadi terasa berat ketika di gas bahkan mati mendadak. Jika hal ini terjadi, komponen tersebut harus dilepas untuk diperiksa lebih lanjut. 

Namun, melepas busi tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Anda harus memastikan kondisi mesin motor sudah tidak terlalu panas. Jika tidak memperhatikan suhu mesin, maka bukan tidak mungkin akan memperparah kerusakan komponen. 

Busi yang dilepaskan ketika mesin masih panas berpotensi membuat bagian lubangnya cepat aus. Jika mesin sudah sejuk, gunakan kunci busi untuk mencopotnya. Apabila kondisi busi sudah menghitam pekat, maka sudah seharusnya diganti.

Apabila hanya sekedar kotor terkena debu, busi tidak perlu diganti dan cukup di lap saja. Setelah itu, pasangkan kembali dengan teknik yang benar.

BBM yang Digunakan Berkualitas Rendah

Penyebab motor injeksi mati saat di gas berikutnya adalah karena bensin yang digunakan berkualitas rendah.

Anda mungkin menggunakan bahan bakar dengan oktan rendah, padahal kurang sesuai dengan kondisi mesin.

Kemungkinan lainnya adalah, Anda membeli bensin di pinggir jalan yang sudah terkontaminasi air atau kotoran. 

Mungkin efek yang ditimbulkan umumnya tidak sampai membuat motor injeksi mati. Namun bukan tidak mungkin jika bensin kotor tersebut membuat motor Anda berhenti mendadak. 

Mesin Terlalu Panas (Overheat)

Mesin overheat tau terlalu panas ternyata juga bisa membuat motor mati mendadak. Overheat biasanya terjadi karena sirkulasi oli di dalam mesin tidak mengalir dengan baik. Hal ini membuat bagian pistonnya kering sehingga mesin menjadi lebih panas. 

Jika panasnya sudah berlebihan, maka Anda akan mendapati motor tiba-tiba berhenti. Oleh karena itu, sebaiknya diamkan motor terlebih dahulu sampai mesinnya sejuk. Jangan lupa mengecek kondisi oli karena berpotensi sudah berkurang. 

Injektor Kotor atau Rusak

Apabila motor injeksi yang Anda gunakan sudah mencapai usia  5 tahun atau jarak tempuhnya sudah 50.000 KM, maka perhatikanlah kualitas injektornya. Tidak sedikit pemilik kendaraan bermotor yang justru menyepelekan service rutin. 

Padahal, tindakan tersebut bisa memperpanjang usia motor. Adapun perawatan injektor disarankan dilakukan setiap 10.000 KM jarak tempuh. Jika sudah melakukannya dengan baik, fungsi injektor akan berjalan dengan baik. 

Ketepatan debit penyemprotan bahan bakar akan tetap terjaga. Tidak hanya itu, berbagai kotoran yang mengkontaminasinya pun bisa dibersihkan. Jika mesin injektor rusak atau kotor, tarikan motor akan terasa sulit.

Jika intensitasnya sudah parah, maka motor injeksi akan sering mati. Tentunya, hal ini akan sangat merepotkan jika Anda sedang dalam perjalanan. 

Sensor Injeksi Bermasalah

Kerusakan pada sensor injeksi biasanya ditandai engine yang berkedip tidak normal. Mungkin kerusakan seperti ini tidak langsung membuat mesin mati, namun jika dibiarkan tentu bisa membuat motor berhenti mendadak. 

Sensor yang bermasalah bukan berarti keadaannya benar-benar retak parah. Terkadang masalah terletak pada soketnya yang kurang klop atau kabel sensor yang ternyata sudah terkelupas.

Katup Mesin Tertahan

Pada dasarnya, katup atau klep pada mesin berfungsi ventilasi material masuk dan keluar dari mesin. Komponen ini juga digunakan sebagai tempat memproses pembakaran seperti bensin dan udara. 

Sedangkan komponen katup buang akan mengeluarkan gas hasil sisa dari pembakaran. Apabila katup ini tertahan, maka hasil pembakaran akan keluar melalui celah yang tidak rapat. 

Sebenarnya, bagian katup ini bisa tertutup karena material karbon yang merupakan sisa pembakaran. Mengingat pembakaran mesin dalam waktu singkat akan menghasilkan gas karbon monoksida yang mengendap.

Tidak hanya itu, pemicu lainnya adalah karbon padat. Jika katup tertahan oleh material padat seperti itu, maka komponen ini jadi tidak bisa tertutup rapat. 

Oleh karena itu, Anda harus membersihkan katup mesin dari berbagai macam material yang menutupinya. Katup harus dicabut terlebih dahulu dari bagian kepala silinder secara hati-hati. 

Saringan Udara Terlalu Kotor

Saringan udara ini berfungsi untuk memfilter udara dari debu dan kotoran yang bisa masuk ke dalam mesin. Komponen ini memungkinkan udara yang masuk ke ruang pembakaran lebih bersih karena sudah disaring. 

Namun, jika sudah terlalu kotor, maka seringkali hal ini membuat masalah pada idle mesin yang mati mendadak. Oleh karena itu, pembersihan pada filter ini penting dilakukan, setidaknya dalam interval 5.000 KM tempuh. 

Aki Rusak

Komponen aki yang rusak atau error menjadi penyebab lainnya ketika motor injeksi mati tiba-tiba.

Motor jenis injeksi memiliki aki yang bisa menjaga konsistensi arus listrik motor. Jika komponen ini rusak, maka tegangan akan turun signifikan sehingga motor bisa mati mendadak.